Jakarta, 8 April 2026 — Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengajak para penggiat media sosial untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi, khususnya dalam momentum Pekan Imunisasi Dunia 2026. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Temu Penggiat Media Sosial bertajuk NGOPI (Ngobrolin Pekan Imunisasi) yang digelar pada Rabu (8/4). Dalam sambutannya, Wamenkes menyoroti masih kuatnya misinformasi yang beredar di masyarakat terkait imunisasi.
Ia membagikan pengalaman saat masih menjadi dokter, di mana banyak orang tua menolak imunisasi anak karena alasan yang tidak berdasar, seperti anggapan kandungan haram atau kekhawatiran menyebabkan autisme. Menurutnya, keputusan tersebut bukan karena niat buruk, melainkan akibat kurangnya informasi yang benar. “Padahal, Faktanya imunisasi telah menyelamatkan lebih dari 150 juta nyawa dalam 50 tahun terakhir dan menjadi salah satu intervensi kesehatan paling efektif dalam sejarah manusia,” ujarnya

Wamenkes menegaskan bahwa upaya peningkatan cakupan imunisasi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat, terutama influencer dan kreator konten, dinilai sangat strategis dalam membentuk persepsi publik. ia mengajak para influencer untuk melakukan tiga langkah konkret. Pertama, membagikan pengalaman personal terkait imunisasi agar lebih mudah diterima publik. Kedua, aktif memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya guna mencegah meluasnya hoaks. Ketiga, menjadi jembatan antara masyarakat dan sumber informasi yang terpercaya, termasuk Kementerian Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M.Trop Paed, Direktur Imunisasi dr. Indri Yogyaswari, dan dr. Samuel J Olam sebagai Narasumber dan dr. Basra Amru sebagai Moderator dalam diskusi bersama para influencer dan penggiat media sosial. Selain itu acara di akhiri dengan performing dari Keiko Kioko Twins dan pembuatan konten video tiktok bersama tiktokers Pasming Based.

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul ide-ide kreatif yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, seperti orang tua yang akhirnya membawa anaknya ke posyandu untuk imunisasi. Karena pada akhirnya, tujuan kita sama, yaitu memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan perlindungan lengkap untuk tumbuh sehat, kuat, dan bahagia. (SSH)




